Sinopsis
Kita semua pernah merasa sendiri di tengah keramaian. Pernah tersenyum padahal hati penuh luka. Pernah merasa kalah, meski sudah berjuang sekuat tenaga.
Hidup kadang terasa begitu bising. Kita sering berlari terlalu cepat, membandingkan diri, lupa bahwa hati kita juga butuh istirahat, tidak apa-apa tidak selalu kuat. Tidak apa-apa tidak selalu sempurna. Yang penting, kamu tetap ada, dan itu sudah lebih dari cukup.
Buku ini hadir sebagai teman perjalanan—mengingatkan bahwa merawat diri bukan egois, menetapkan batasan bukan dosa, menangis bukan kelemahan.
Lewat bahasa yang ringan namun menyentuh, buku ini mengajakmu untuk kembali pulang: pada diri sendiri, pada cinta yang lebih tulus, pada Tuhan yang selalu menunggu.