Sinopsis
"Seandainya aku punya ibu seperti mereka...."
Alea selalu merasa bahwa ibunya. terlalu otoriter dan banyak menuntut kesempurnaan.
Sementara itu, sahabat-sahabat Alea terlihat begitu mesra dengan ibu mereka yang penuh perhatian dan kasih sayang.
"Aku benci ibu, aku ingin ibu yang menyayangi dan mengasihiku.
bukan ibu yang selalu menuntutku menjadi sempurna!"
Dan......suara petir menggelegar, seketika itu juga Alea terbangun dari tidurnya, ia terkejut menemukan dirinya tidak di kamarnya.
setelah menelusuri isi kamarnya. Alea tersadar, keinginannya terkabul. Alea berada di kamar sahabatnya, ia bertukar tubuh dengan sahabatnya. Ajaibnya, setiap ia ingin berganti ibu, ia bertukar tubuh dengan sahabat-sahabatnya.
Hingga Alea mendapati setiap ibu yang ia anggap sempurna Ternyata memiliki kekurangannya masing-masing. Ada yang terlalu protektif, ada yang abai, ada yang permisif dan inkonsisten.
Sungguh Alea ingin kembali pada Ibunya.
Namun sebuah kenyataan pahit yang membuatnya menyadari bahwa ia terlambat. Alea telah kehilangan sesuatu yang tak bisa kembali.
Mengapa Alea Terlambat untuk Pulang?
Apakah Alea terjebak dalam tubuh sahabatnya?
Atau Alea harus menghadapi kenyataan bahwa ibunya telah tiada?
Ini adalah sebuah kisah tentang pencarian, penyesalan, dan kasih sayang yang sering kali tak disadari hingga semuanya terlambat.