Sinopsis
Luka yang tertoreh dalam jiwa maupun raga, sukar untuk disembuhkan apabila si penderita tak memiliki kemauan untuk kembali pulih. Tekad yang kuat harus ditumbuhkan, tidak hanya pasif menanti terjadinya keajaiban. Dinamika kehidupan semestinya dinikmati, bukannya dihindari dan ditinggalkan. Bagai bilah besi yang bertubi-tubi ditempa, yang kelak akan menjelma menjadi senjata tajam berkilau, yang siap digunakan untuk menebas semak berduri yang menghalang jalan menuju padang luas tak terbatas, semestinya manusia siap pula ditempa peristiwa demi peristiwa yang akan mempertajam ketegaran dalam hidupnya.