Sinopsis
Aruna benar - benar merasa sendiri. Kecelakaan itu telah merenggut kebahagiaannya. Hati Aruna sakit, mengingat suami dan anak laki - lakinya tergeletak bersimbah darah. Sementara ia tak mampu berbuat apa - apa. Air matanya tak terbendung lagi, mengingat sayup suara Nayla memanggilnya mama terakhir kali .
Dengan perlahan, Aruna mulai belajar bahwa kehilangan bukanlah akhir dari segalanya. Kenangan - kenangan itu akan selalu akan menjadi bagian dari dirinya , menguatkan , dan membimbingnya untuk melangkah maju. Karena cinta sejati tak pernah benar - benar pergi.
Bayang - bayang Nayla yang sering terlintas , memberi keyakinan bahwa anak perempuannya masih hidup. Harapan itulah yang selalu ia pertahankan.
Apakah Nayla masih hidup?, bisakah Aruna bertemu kembali?.