Sinopsis
Sebuah pesan singkat mengubah segalanya. Dua puluh tahun persahabatan, terjalin sejak bangku sekolah dasar, berakhir dalam sekejap. Zain, bukan sekadar teman, tetapi saudara, pergi tanpa pamit.
"Dua puluh tahun bukanlah waktu yang singkat."
Kalimat itu menghantui Sandi, mengembalikan kepingan-kepingan memori yang tak terlupakan. Tawa, tangis, suka, dan duka, semua terangkai dalam benang persahabatan yang kuat. Namun, takdir berkata lain.
Diiringi isak tangis yang tak tertahankan, Sandi menyaksikan tanahhitam menutupi papan penutup sahabatnya. Bukan hanya Zain yang pergi, tetapi juga sebagian dari dirinya.
Novel ini adalah perjalanan emosional Sandi dalam menghadapi kehilangan, merangkai kembali kenangan, dan menemukan makna persahabatan sejati. Sebuah kisah tentang cinta, kehilangan, dan kekuatan untuk terus melangkah, bahkan ketika dunia terasa runtuh.
Beristirahatlah, sahabat. Dunia telah melepaskanmu dari lelahnya, dan kenanganmu akan abadi dalam hati.