Sejatinya merangkai setiap aksara cerita dalam mengarungi skenario takdir itu adalah sebuah keniscayaan dalam menjalani kehidupan, meski tak jarang diri berontak begitu enggan menerima suratan yang tertulis. Percayalah, Sang Pemilik Kehidupan tak kan pernah salah menggoreskan setiap alur pada semua makhluk-Nya. Hari kemarin yang dilalui, sebuah tanda cinta agar setiap pribadi menjadi lebih baik untuk hari esok.