“Aku bersumpah aku akan kembali, ingat itu!”
“Jalan satu-satunya kini adalah menunggu.”
“Kenapa harus aku?”
Ketika sebuah jalan hidup seseorang telah ditentukan, maka jalan itulah yang harus dijalani. Apakah ia bisa mengubahnya? Ini bukan apa yang ia inginkan sejujurnya.
Menanggung sebuah tanggung jawab ini begitu menyiksa batinnya. Ia meragu. Bisakah?